Hemat Energi Hari Ini, Senyum Bumi Esok Hari

Sekolah terus membiasakan seluruh warga sekolah untuk menerapkan budaya hemat energi sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan upaya menjaga kelestarian sumber daya alam. Bersama-sama, mari wujudkan lingkungan sekolah yang hijau, cerdas, dan hemat energi. Mulai dari ruang kelas kita, untuk bumi yang lebih baik. 

6 Aksi Nyata Konservasi Energi di Sekolah

1. Sinar Matahari Cukup? Matikan Lampu!

Jika ruang kelas sudah terang benderang oleh cahaya matahari alami, jangan biarkan lampu tetap menyala. Manfaatkan energi gratis dari alam!

2. AC Nyaman di Angka Ideal (24°C – 26°C)

Tidak perlu membuat kelas menjadi kutub utara. Atur suhu AC sekolah di antara 24°C hingga 26°C. Ini adalah suhu optimal yang sejuk di kulit dan ramah bagi lingkungan.

3. Cuaca Dingin? Istirahatkan Kipas Angin

Saat hujan turun atau udara sedang sejuk, matikan kipas angin di kelas. Jangan biarkan ia berputar tanpa ada yang menikmati kesegarannya.

4. Selesai Belajar, Matikan Komputer

Komputer yang dalam mode standby tetap memakan energi. Pastikan untuk selalu mematikan (shut down) komputer di lab atau ruang kelas jika sudah tidak digunakan.

5. Jadikan “Matikan Listrik” Sebagai Kebiasaan

Sebelum melangkah keluar kelas baik untuk istirahat, olahraga, atau pulang sekolah selalu periksa kembali. Pastikan semua alat listrik yang tidak digunakan sudah dalam kondisi mati (Power Off).

6. 1 Day No Vehicle: Istirahatkan Polusi, Sehatkan Bumi! 

Satu hari dalam seminggu, yuk kita buat gerakan Tanpa Kendaraan Bermotor ke sekolah. Pilih jalan kaki bareng bestie, naik sepeda, atau pakai transportasi umum. Kurangi emisi, perbanyak langkah sehat!

“Siap Jadi Pahlawan Energi Sekolah?”

Pelopori kebiasaan hemat energi di kelasmu hari ini. Laporkan jika ada fasilitas listrik yang menyala sia-sia, dan mari saling mengingatkan dalam kebaikan!

Energi yang kamu hemat hari ini adalah warisan cerah untuk generasi esok hari.